Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 01:24:17【Kabar Kuliner】044 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(379)
Sebelumnya: Klasemen Grup H: peluang Indonesia U
Selanjutnya: Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG
Artikel Terkait
- Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
- Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem
- Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang
- Ekonomi TW
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Kemen PKP sebut pelaku UMKM salon hingga bengkel bisa manfaatkan KPP
- Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG
- Dari Jakarta ke Belem, langkah panjang Indonesia tuk aksi nyata COP30
- Pentingnya nutrisi untuk ongak pada pemulihan stroke
- Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304
Resep Populer
Rekomendasi

Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis

Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan

Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG

Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya